Senin, 23 Juni 2014

I Stil Love You (Chapter 1)




Titlle : I Stil Love You 

Genre : Sad,Hurt –gagal semua –

Author : Cho Erngyu

Rating : PG-15

MC : Kim Myung Soo
         Bae Suzy

OC :  Baca aja nanti juga tau *lhoh

Warning: typo tersebar di mana – mana, alur kecepetan, cerita gak karuan, gaje gaje gaj dan filed feel --v

Prolog :

Tak apa jika kau acuh padaku, sungguh aku tak apa dengan itu Asalkan kau masih bisa ku lihat dan tak menjauh dariku, aku masih tetap bisa bertahan di sampingmu Kumohon tetap disini dan jangan pergi, tapi jika itu tak mungkin, biarkan saja aku yang pergi menjauh darimu Tapi kau harus tau satu hal, 'I Still Love You' Selamanya akan seperti itu, tak ada yang bisa merubah perasaanku padamu Saranghae – Bae Suzy.

Happy Reading 


Author pov

“Suzy-ah, would you be mine?” ucap seorang namja sambul berlutut di depan yeoja bernama Bae Suzy walaupun dengan ekspresi biasa tapi matanya tak bisa membohongi jika sang namja memang menyukai gadis di depannya.

“Oppa, J. . Jinjjayo?” kata Suzy tak percaya, bagaimana tidak Kim Myung Soo namja populer di sekolahnya tiba – tiba saja menyatakan perasaan padanya, Bae Suzy yeoja yang bahkan tidak se populer Myungsoo.

“Ne, jadi kau menerimaku atau tidak?” tanya Myungsoo tenang /?.

“Hngg. . Ne oppa aku mau” jawab Suzy sambil tersenyum bahagia, di balas dengan pelukan hangat dari Myungsoo.

Kringg.... Kringg.... Kringgg (anggep aja suara bel)

“Masuklah ke kelas” kata Myungsoo setelah melepaskan pelukannya

“Ne oppa” jawab Suzy menurut, kemudian berlalu menuju kelasnya begitupun dengan Myungsoo.

-1 Year Later-

Myung Soo Pov 

“Apa yang sebenarnya aku lihat dari dirinya? Dia bahkan tidak lebih cantik dari yeoja populer di sekolah ini, tapi kenapa aku lebih memilih Suzy menjadi yeojachingu ku?” tanyaku pada diri sendiri, memperhatikan Suzy yang sedang bercanda dengan Jieun sahabatnya sambil menikmati makan siang di kantin.

“Ya! Sedang melihat siapa kau hah?” tanya Sunggyu yang baru saja tiba bersama yang lainnya dan tak lupa makan siang mereka juga.

“Ish Hyung, kau seperti hantu saja yang tiba – tiba muncul” kataku seenaknya dan langsung mendapat jitakan keras dari Sunggyu.

“Mwo? Kau memang dongsaeng kurang ajar Myungsoo-ya” katanya kesal

Aish appo, siapa suruh Hyung mengagetkanku tadi” protesku tak mau kalah.

“Kau saja yang dari tadi melamun” jawabnya ketus, ku yakin dia marah karna memanggilnya hantu barusan, kkk~

Ya! Dari tadi kau hanya memperhatikannya saja Myungsoo-ya”

“Ah aku ingin bertanya padamu, apa kau benar-benar mencintainya hm?” lanjut Woohyun sambil melahap makan siangnya.

Nugu?” tanyaku bingung

Yak! Pabo, siapa lagi kalau bukan Suzy” kata Woohyun yang kini mulutnya dipenuhi oleh makanan. *Jorok :3 .

Molla, aku juga tidak tau” jawabku asal, ya karna aku memang tidak tau apa alasanku menjadikan Suzy sebagai Yeojachinguku selama setahun ini.

Apa? Lalu maksudmu menjadikannya sebagai yeojachingu selama 1 tahun ini apa?” kali ini Kevin yang bertanya.

Aku heran kenapa teman – temanku ini senang sekali membahas tentang Suzy -_- , aku bahkan sampai bosan mendengarnya” runtukku dalam hati.

Ya! Kim Myungsoo kenapa kau tak menjawabnya?” kata Kevin kesal karena aku tak menjawab pertanyaannya barusan.

Kau tidak dengar tadi aku bilang apa? Aku juga tidak tau kenapa Kevin-ah. Ck sudahlah aku mau ke kelas saja” jawabku kemudian pergi. Bisa panas telingaku kalau terus di sana, mereka benar – benar menyebalkan.

Dia selalu begitu setiap kita membicarakan Suzy” aku sedikit mendengar ucapan Leo sebelum benar – benar jauh dari kantin. Lagi pula kenapa mereka peduli sekali dengan hubunganku dan Suzy.

Myung Soo pov end

Suzy pov

“Suzy-ah kajja ke kantin aku sudah lapar” ajak Jieun sambil menarik tanganku.

“Ne~” jawabku malas. Ahh~ sebenarnya aku tidak ingin keluar kelas, entahlah tapi aku takut jika harus bertemu Myungsoo oppa. Haha kalian pasti bertanya – tanya kan kenapa aku takut kepadanya? Aku juga tidak tau kenapa harus takut pada engg Namjachinguku sendiri.
Dia memang type namja dingin dan cuek, setidaknya teman – teman dan kakak kelasku banyak yang berkata seperti itu. Saat dua minggu pertama hubungan kami, dia memang tidak terlalu dingin dan cuek tapi setelah itu? Aku mengajaknya berbicara atau bertemu pun pasti dia memiliki berbagai alasan untuk bisa menghindariku tapi yang membuatku sakit dia menolak ajakanku itu melalui beberapa temannya bukan dia sendiri yang datang menemuiku.

“Kau mau memesan apa?” tanya Jieun saat tiba di kantin. Dan tak sengaja aku melihat Myungsoo oppa sedang duduk sendirian. “Dimana yang lain?” pikirku.

“Ya! Bae Suzy!” panggil Jieun menyadarkanku.

“Seperti biasa saja, aku cari tempat duuduk kau yang memesan ne” kataku kemudian duduk tak begitu jauh dari bangku Myungsoo oppa. Tak beberapa lama Jieun pun datang sambil membawa pesananku, kami makan siang sambil sesekali bercanda, tapi kadang juga aku memperhatikan Myungsoo Oppa.

Wae? Dari tadi sepertinya kulihat oppa menatapku terus??
Hhh~ aku bingung sebenarnya dia mencintaiku atau tidak?? Aku yeojanya tapi seperti musuh baginya yang harus dia hindari setiap saat” kataku dalam hati.

“Suzy-ah waeyo?” tanya Jieun yang dari tadi aku acuhkan /?

A.. Aniya Jieun-ah” jawabku singkat, kemudian melahap lagi makan siangku.

Kau memperhatikannya lagi?” Tanya Jieun mengintrogasi /? Sambil melirik sekilas ke arah Myungsoo Oppa.

A . . Ani, aku hanya heran kenapa tadi oppa memperhatikan ku terus” kataku kemudian mengalihkan pandanganku ke Jieun lagi.

Jinja?” tanyanya kemudian mengalihkan pandangannya kearah Myungsoo oppa.

Aku tak yakin jika dia itu benar-benar mencintaimu Suzy-ah” lanjutnya.

Ya! Lee Jieun kau sungguh menyebalkan -_- ” kataku kesal, bagaimana tidak dia selalu saja bilang seperti itu padaku.

“Apa aku salah? Bahkan dia tak pernah mengajakmu pergi kan? Bertemu pun tak pernah, padahal sudah jelas-jelas kalian satu sekolah dan satu fakta yang masih ku ragukan sampai sekarang apa benar kalau kau itu yeojachingunya” katanya lagi.

Kali ini aku tak mau mendengarkan kata-katanya yang selalu sukses membuatku menjadi bad mood, hh~ kau harus sabar Bae Suzy menghadapi sahabatmu yang satu ini. Ku alihkan pandanganku ke arah Myungsoo oppa lagi yang kali ini ku lihat sedang berbincang-bincang bersama sahabatnya, tapi entah kenapa tiba –tiba saja raut mukanya terlihat suntuk dan kesal, tak lama setelah itu dia beranjak pergi meninggalkan sahabat – sahabatnya yang masih asik makan siang.

~~0~~ 

Author pov

Kringg.... Kringg.... Kringgg

Bel pulang sekolah pun akhirnya berbunyi, Suzy berniat untuk menemui Myungsoo untuk menemaninya ke toko buku. Ya walaupun dengan perasaan ragu kalau Myungsoo akan menerima ajakannya, tapi Suzy memberanikan diri untuk mengajak Myungsoo. Saat Suzy sudah sampai di depan kelas Myungsoo, ia melihat Myungsoo sedang asik mengobrol dengan Nayoung, melihat itu Suzy pun mengurungkan niat untuk bertemu dengan Myungsoo.

Andai saja aku bisa berbicara seperti itu dengan oppa. Aku sungguh ingin seperti Nayoung sunbae yang bisa selalu dekat denganmu. Hhh~ sebaiknya aku pergi sendiri sajaguam Suzy pelan, kemudian ia berbalik dan beranjak pergi dari kelas Myungsoo, baru saja ia akan pergi ada yang menepuk pundaknya pelan.

Suzy-ah, kau sedang apa disini? Apa kau ingin menemui L?” tanya Sunggyu ramah.

Ahh aniya, aku tadi dari ruang gurujawab Suzy berbohong

Aku kira kau sedang mencari L, kau pulang dengan siapa?” tanya Sunggyu lagi

Aniya oppa aku hanya kebetulan lewat saja, engg aku pulang sendiri, waeyo?” jawab Suzy.

Kau tidak pulang bersama dengan Jieun?” tanya Sunggyu lagi. *kepo banget si :’.

Jieun sedang ada urusan katanya dan aku juga mau ke toko buku”  

Boleh aku ikut? Kebetulan ada buku yang ingin aku beli juga” ijin Sunggyu.

Ne, tentu saja boleh oppa” kata Suzy lirih di sertai dengan senyum indahnya. 

-skip time-

@Toko buku

Hampir satu setengah jam Sunggyu dan Suzy berada di toko buku. Tapi sepertinya Suzy masih belum menemukan buku yag dia cari. Karna dari tadi ia sibuk memeriksa setiap rak buku.

Apa kau sudah menemukan buku yang kau cari Suzy-ah?” tanya Sunggyu menghampiri Suzy yang masih sibuk melihat detail setiap rak buku.

Hhh~ belum oppa, sepertinya buku yang aku cari sudah habis” jawab Suzy kecewa, padahal buku itu karya penulis favoritnya.

Gwaenchana besok kita datang lagi atau mencari di toko buku yang lain, siapa tau buku itu ada, kajja kita pulang” ajak Sunggyu

Ne baiklah oppa” kata Suzy pasrah, padahal jika Ia mendapat bukunya hari ini dia akan membacanya nanti malam.

Tanpa disadari oleh Suzy dan Sunggyu ternyata Myungsoo juga sedang di toko buku yang sama bersama dengan Nayoung. Dan tidak sengaja sepertinya dia melihat Suzy dan Sunggyu, entah kenapa Myungsoo merasa panas saat melihat kedekatan Suzy dengan sahabatnya itu.

Myungsoo pov

Saat aku sedang membereskan barang – barangku tiba – tiba saja Nayoung menghampiriku dan memintaku untuk mengantarkannya ke toko buku, katanya ada buku dari pengarang favoritnya yang sudah terbit dan dia tak mau kehabisan buku itu, tadinya aku sempat menolak ajakannya itu tapi akhirnya akupun menyetujuinya karna tidak tega melihatnya merengek seperti anak kecil. Hhh dasar yeoja, ada – ada saja.
Saat sampai di toko buku dia langsung menarikku ke deretan buku bagian Novel.

Gwaenchana besok kita datang lagi atau mencari di toko buku yang lain, siapa tau buku itu ada, kajja kita pulang” 

Tunggu, sepertinya aku mengenal suara itu, karena penasaran aku segera melihat siapa yang baru saja berbicara.  
Bukannya itu Sunggyu hyung? Pikirku, sedang bersama siapa dia?

Ne baiklah oppa”. Aku sangat penasaran dengan yeoja itu,tapi sepertinya aku tau itu siapa............

Ya! Bukannya itu Suzy? Sedang apa dia bersama Sunggyu hyung? Cih!! Aku memang tidak pernah mengajaknya keluar, tapi apa seorang yeoja yang sudah mempunyai namjachingu pantas jalan berdua bersama namja lain? Meskipun aku tau dia sahabatkuku sendiri.  Aku sungguh membenci yeoja itu, runtukku dalam hati

“Myungsoo-ah, apa yang sedang kau lihat?” tanya Nayoung mengikuti arah yang sedang kulihat.

Aahh~ aku tidak sedang melihat apa – apa Nayoung-ah. Apa kau sudah menemukan buku yang kau cari?” tanyaku mengalihkan pembicaraan dan mencoba menutupi agar Nayoung tidak melihat Suzy dan Sunggyu.

Ne, untung saja kita tidak terlambat, kalau tadi kita tidak buru-buru buku ini pasti sudah habis” katanya panjang lebar sambil membolak – balik bukunya.

apa mereka sudah keluar?” tanyaku dalam hati sambil mencari mereka berdua.

~~0~~

Nayoung pov

Gomawo Myungsoo-ah, kau sudah mau menemani ku ke toko buku dan mengantarku pulang” kataku saat sudah sampai di depan rumah.

Hmm, aku langsung pulang ne. Annyeong~” pamitnya kemudian menjalankan mobilnya dengan cepat.
“Sifat dinginnya keluar lagi -_-“ gumamku pelan.
Sebenarnya apa yang terjadi padanya? Semenjak keluar dari toko buku tadi dia terlihat diam, padahal saat keluar dari sekolah dia baik – baik saja. Dan aku juga sangat heran, kenapa dia selalu menerima ajakan ku walau pun harus dengan rengekan seperti anak kecil dulu tapi jika Suzy yang mengajak dia untuk pergi kenapa dia selalu menolaknya. Aishh dasar orang aneh bukankah itu akan menyakiti hati Suzy? Sudahlah kepalaku bisa pecah jika memikirkan namja itu.

Nayoung pov end

Author pov

@Apart

Brakkk......

Myungsoo menutup pintu kamarnya begitu keras membuat sahabatnya hampir terserang penyakit jantung * lebay deh. Sahabat – sahabatnya hanya bisa melihat saja, karena jika sedang marah seperti itu biasanya Myngsoo tidak ingin di ganggu. Tapi yang mengganjal di pikiran mereka adalah kenapa dia tiba – tiba marah seperti itu?

Ya, kau tau dia kenapa?” tanya Leo yang sedang menonton tv bersama yang lain.

Entahlah, mungkin ada masalah dengan Suzy. Biasanyakan dia seperti itu jika menyangkut dengan Suzy” jawab Woohyun seenaknya.

Kau bercanda? Membicarakan Suzy atau semua yang bersangkutan dengannya saja dia tak pernah mau, jadi kurasa itu tidak mungkin sepertinya” jelas Sungjong di ikuti anggukan kepala dari Leo.

Nah benar apa yang di katakan Sungjong barusan” kata Leo.

“Lalu apa yang membuatnya bisa seperti itu menurutmu?” tanya Woohyun penasaran. #kok malah pada gosip -_- | *lu yg bikin cerita deh perasaan | *oh iya lupa.

Brakkk!!!!

Sertinya Myungsoo mendengar perbincangan sahabatnya itu dan melemparkan sesuatu ke arah pintu kamarnya, seperti isyarat untuk menyuruh mereka berhenti membicarakan dirinya dan Suzy. Mendengar itu Leo, Woohyun dan Sungjong pun kembali diam dan lanjut menonton tv.
*pada takut ama L :v

Tak beberapa lama setelah itu Sunggyu masuk ke dalam apart bersama dengan Suzy, sebenarnya Suzy sempat menolak saat Sunggyu mengajaknya ke apart tapi entah kenapa dia menurut juga dengan bujukan Sunggyu.
Cukup lama Suzy mengobrol dengan semuanya walaupun dia juga sedikit merasa gelisah kalau – kalau nanti Myungsoo melihatnya disini.
“Eumm oppa, apa L oppa belum pulang? Dari tadi aku tidak melihatnya” tanya Suzy, karena dia memang sedikit penasaran kalau – kalau Myungsoo pergi berkencan /? dengan Nayoung.

“L? dia ada di kamarnya, mungkin sedang tidur” jawab Leo

“Memangnya kenapa Suzy-ah?” tanya Sunggyu

“Gwaenchana oppa, aku hanya bertanya saja kok” jawabnya sambil tersenyum tipis, setidaknya dia merasa lega karena L tidak berkencan /? dengan Nayoung.

“Ahh. . Aku ingin menanyakan sesuatu padamu Zy-ah, apa kau bertemu L tadi?” tanya Sungjong tiba – tiba.

Suzy sedikit menautkan kedua alisnya sambil menengok ke arah Sunggyu sebelum akhirnya menjawab pertanyaan Sungjong barusan.
“Aniyo oppa, aku tadi bersama Sunggyu oppa ke toko buku. Ku kira L oppa pergi bersama Nayoung sunbae karna tadi aku sempat melihatnya di kelas bersama.” jawab Suzy jujur.

“Ahh begitu..”

Belum sempat Sungjong menyelesaikan kata – katanya sudah di potong oleh L.
“Sedang apa dia di sini? Kau yang membawanya hyung?” Kata Myungsoo pada Sunggyu, dan sekilas memberikan death glarenya ke arah Suzy.

To Be Continuee......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar